Pages

Meteo Umum Bab 6


Tekanan udara adalah salah satu elemen dasar dari cuaca dan merupakan faktor penting dalam prakiraan cuaca.
Elemen dasar cuaca
-temperature
-kelembaban
-tipe dan jenis hujan
-tipe dan jenis awan
-tekanan udara
-arah dan kecepatan angin

Pengukurunan tekanan rata-rata di permukaan laut menunjukkan 1 kg/cm kuadrat, atau 14.7 pounds per inchi kuadrat.

Variasi tekanan tertentu terjadi karena perubahan temperatur udara. Akan tetapi, perubahan tekanan pada umumnya disebabkan oleh gerakan udara horizontal.
Standard sea level = 1013.2 milibar=29.92 inchi airraksa (76 centimeter airraksa)
Pada tahun 1643 Torriceli mahasiswa Galileo, menemukan barometer air-raksa. Untuk mengukur gaya yg dikerjakan oleh udara, Torricelli mengisi tabung gelas yang satu ujungnya tertutup, dengan air-raksa dan membalikannya ke dalam piring cekung yang berisi air-raksa. Torricelli mendapatkan bahwa air raksa mengalir keluar dari tabung hingga berat air raksa di dalam tabung seimbang dengan gaya tekanan atmosferik. Ketika tekanan udara naik, air raksa di tabung naik.begitu pula sebaliknya.
Mengapa air tidak digunakan di dalam barometer menggantikan air raksa?Karena air memiliki kerapatan 13.6 kali kurang rapat dibandingkan air raksa, maka ketinggian kolom air pada tekanan muka laut standar akan mencapai 34 feet.
barometer aneroid ciri khas
-menghasilkan pembacaan yang kurang akurat dari pada barometer air raksa
-menggunakan sebagian ruang metal kosong yang berubah bentuk, yaitu menyempit ketika tekanan naik dan mengembang ketika tekanan turun.
-mudah dihubungkan dengan mekanisme pencatat.
-Alat yang dihasilkan dinamakan barograf,
Faktor-faktor yang mempengaruhi angin
angin adalah hasil dari perbedaan tekanan udara dalam arah horizontal. Aliran udara dari daerah tekanan yang lebih tinggi ke daerah dengan tekanan yang lebih rendah.
energi matahari merupakan pokok pengendali gaya angin.
faktor-faktor lain yang pengaruhi angin dikendalikan oleh kombinasi gaya gradien tekanan, gaya Corioli, dan gesekan.
  1. gaya gradien tekanan adalah yang menghasilkan angin. Ketika udara mulai bergerak, gaya-gaya lain mempengaruhi kecepatan dan arahnya. makin besar perbedaan tekanan, makin besar kecepatan anginnya. gradien tekanan adalah gaya pengendali angin yg arah gaya selalu dari daerah tekanan tinggi ke daerah tekanan rendah dan kekuatan gaya gradien tekanan serta kecepatan angin ditentukan dari jarak antar isobar

Setelah matahari terbit, daratan memanas lebih cepat daripada air. Karena udara di atas daratan memanas, dia mengembang, menyebabkan pengurangan densitas yang menghasilkan permukaan tekanan melengkung ke atas. Menghasilkan gradien tekanan di atas (tekanan tinggi di atas daratan dan tekanan rendah di atas air) menyebabkan udara di atas mengalir dari daratan menuju lautan. Perpindahan massa udara ke arah laut menghasilkan daerah tekanan tinggi di atas lautan dan tekanan rendah permukaan di atas daratan. Sebagai hasil dari distribusi udara di bagian atas, terjadi sirkulasi permukaan dimana angin bertiup dari lautan menuju daratan (angin laut).
  1. gaya Corioli dan gesekan mulai mempengaruhi dan mengubah aliran udara, tetapi tidak menghasilkan udara ketika udara mulai bergerak. gaya Corioli menyebabkan angin disimpangkan ke kanan dari arah alirannya di BBU dan ke kiri di BBS

karateristik gaya corioli:
1. arah gerak angin berdasarkan kaidah tangan kanan
2. hanya mempengaruhi arah angin
3. semakin kuat kecepatan angin, semakin besar gaya coriolinya
4.gaya corioli semakin kuat ke arah kutub, semakin lemah kearah equator


Ilustrasi gaya corioli:
  1. saat parsel udara yang tidak bergerak (stationer) dan udara mulai mendapat percepatan, gaya Corioli menyimpangkannya ke kanan (BBU).
  2. Makin besar kecepatan angin, menghasilkan gaya Corioli yang semakin kuat (penyimpangan)
  3. angin berubah arah shg mengalir sejajar dengan isobar
titik dimana gaya gradien tekanan dan gaya Corioli berimbang maka aliran udaranya dinamakan angin geostropik
Clear air turbulence terjadi ketika aliran udara di dua lapisan yang berdekatan ada pada kecepatan dan arah yang berbeda dari udara di atasnya atau di bawahnya .
Gesekan sebagai faktor yang mempengaruhi angin,dan berperan memperlambat kecepatan angin, dengan demikian mengurangi gaya Corioli sehingga memotong isobar dengan sudut tertentu.
Pusat-pusat Tekanan Udara Tinggi (High) dan Tekanan Udara Rendah (Low)
Lows, atau cyclones, adalah pusat-pusat tekanan rendah. tekanan berkurang ketika kita bergerak menuju pusat “low”.
situasi di sekitar permukaan sistem tekanan rendah dimana udara seperti melingkar menuju ke dalam, kemudian udara naik. Hal ini merupakan fenomena yang dinamakan konvergensi. udara naik sering menghasilkan pembentukan awan dan presipitasi, lintasan “low” pada umumnya sering berkaitan dengan cuaca “jelek”.

Highs, atau anticyclones, adalah pusat-pusat tekanan tinggi. tekanan bertambah ketika menuju pusat “high”. “anticyclones”, atau “highs” berkaitan dengan udara turun dan aliran bersih ke luar, divergensi, pada permukaan. Karena udara turun dimampatkan dan memanas, pembentukan awan terhalang di anticyclone. Dengan demikian cuaca cerah biasanya dapat diharapkan ketika mendekati “high”.














Masih 0 komentar :

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar, saran, atau kritik anda... ^_^

Free Website Hosting
Berikan testimonial anda untuk
http://mars-99.blogspot.com
[Close]
 
SELAMAT DATANG !! Saya sambut kedatangan kalian dengan hormat dan dengan Senyum Lebar tak terkira. :D