Pages

Fisika Semester 1

  1. Prinsip kerja mikrometer :
Benda diletakan di rahang lalu dikunci, kemudian baca skala utama dan skala nonius, jumlahkan kedua skala itu itulah hasil pengukuran jangka sorong.
Skala utama skala atas 1, 2, 3, 4, … dalam mm
Skala utama skala bawah 1.5, 2.5, 3.5, …. dalam mm
Skala nonius terdiri dari 50 skala dengan ketelitian 0.01 mm.
Contoh : 2.4 mm + 6(0.01 mm) = 2.406 mm
  1. Tujuan bandul matematis untuk mengetahui nilai gravitasi di permukaan bumi suatu tempat.
  2. Pengaruh :
    1. simpangan > 5 derajat = data yang di dapat tidak akurat, pendekatan nilai pengamatan kurang tepat.
    2. Panjang tali, jika semakin panjang tali maka semakin besar periode bandul, begitu juga sebaliknya.
  1. Viskositas ;
    1. prinsip : saat benda dengan massa m, jari-jari r, dan masa jenis rho dijatuhkan pada permukaan zat cair dalam tabung yang tingginya h, dan massa jenis zat cair rho aksen dalam waktu t, (v=h/t) maka viscositas zat cair dapat dihitung dengan persamaan
    2. tujuan : menentukan kekentalan fluida suatu zat cair (mencari nilai viscositas).
  1. Prisip kerja titik api lensa :
    1. Saat benda diletakan di depan cermin cembung cembung dengan jarak s, lalu disinari cahaya maka akan terbentuk bayangan dibelakang lensa, dengan mengeser layar hingga bayang terbentuk jelas (fokus) lalu menghitung jarak bayangan dengan lensa yaitu s', maka nilai titik api lensa yaitu f dapat ditentukan dengan persamaan :
    2. Lensa yang dipakai adalah lensa cembung karena agar bayangan dapat difokuskan pada layar, supaya bayangan bisa ditangkap layar karena sifat lensa cembung konfergen, sedangkan lensa cekung difergen jadi yang dipakai adalah lensa cembung.

  1. Ohm meter sebelum dipakai di setel ke 0 lagi karena untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat sesuai dengan nilai sebenarnya.
  2. Fungsi selector pada alat ukur :
    1. untuk memilih fungsi pengukuran (Kuat arus, tegangan AC & DC, Resistansi)
    2. Menentukan batas ukur 1.5, 5, 10, 50, 150, 500.
  3. Kesimpulan ;
    1. Rangkaian seri : semakin banyak resistor yang dipasang maka semakin besar nilai hambatan.
    2. Rangkaian paralel : semakin banyak resistor yang dipasang maka semakin kecil nilai hambatan.
Rumus :
I = F*t
I = △P
△P = m*v
Ep = m.g.h
Ek = (½).m.v2
Em = Ep+Ek

Semoga UAS lancar amin....

Masih 0 komentar :

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar, saran, atau kritik anda... ^_^

Free Website Hosting
Berikan testimonial anda untuk
http://mars-99.blogspot.com
[Close]
 
SELAMAT DATANG !! Saya sambut kedatangan kalian dengan hormat dan dengan Senyum Lebar tak terkira. :D